Beranda > Curhat > CityNet Bandar Lampung, Tempat Kami memulai Belajar

CityNet Bandar Lampung, Tempat Kami memulai Belajar

SMK Negeri 2 Bandar Lampung

SMK Negeri 2 Bandar Lampung

Sekitar tahun 2004-2005 itu guru ane pulang kuliah S2 dari Jerman dengan mimpi dan visi yang menurut ane waktu itu sangat revolusioner. Salah satunya adalah mendirikan sebuah pusat dan penyalur internet (yang waktu itu masih tergolong barang mewah) untuk sekolah-sekolah di Bandar Lampung dan sekitarnya, supaya siswa-siswa melek teknologi namun tetap dengan biaya yang murah.

Singkat cerita terpilih 6 orang untuk membantu guru kita ini. Agus “Palas” Yulianto, Ahmad Solihin, Agus “Abenk” Setiawan, Derwan Dani, Indra “Juragan Karet” Kusuma dan tentu saja ane😀. Dan project yang pertama kali dibuat adalah warnet yang cukup besar yang nantinya dijadikan sentral/pusat internet sekolah-sekolah tadi, warnet ini dikasih nama CityNet Bandar Lampung. Awalnya hanya tiga orang saja yang membantu, Agus Palas, Indra Kusuma, dan Abenk, barulah tiga orang berikutnya nyusul.

Motivasi kami waktu itu bukan apa-apa, cuma pengen memanfaatkan kesempatan berharga menimba ilmu langsung di lapangan. Uang? Bagi ane bukanlah motivasi utama, dan ane rasa juga bagi 5 sahabat ane lainnya. Dan memang dengan pengalaman dan ilmu yang kami dapatkan, kami menjadi siswa yang termasuk menonjol di sekolah. Kami yang lebih banyak terjun dan praktek di lapangan (bukan lapangan bola atau lapangan terbang lo ya :P), dari pada banyak denger ceramah dan maen game di kelas *Ups*. Jelas pengalaman diluar lebih kaya dan kompleks dari yang ada di buku teori, yang akhirnya membentuk sebuah pengetahuan yang unik dan “pas”. Mungkin karena itu juga kami sering diminta untuk menjadi asisten bapak-ibu guru di sekolah kami, SMK Negeri 2 Bandar Lampung, seneng deh rasanya bisa bantu dan deket dengan bapak-ibu guru🙂.

Selain ilmu dan pengalaman, kami juga mendapatkan saudara. Bagaimana tidak, kadang kami sering tidur hanya beralaskan koran di lantai keramik di ruangan yang ber AC, atau tidur diluar ruko warnet ga sadar karna saking capeknya (persis gembel), ketawa bareng, menangis bareng, seru-seruan bareng, ngerjain orang bareng😀, dll. Rasa kebersamaan, susah, senang, dan saling berbagi bersama itulah yang membuat kami semakin dekat.

Pada kenyataannya bukan hanya pekerjaan yg berkaitan dengan komputer saja yang kami kerjakan, tapi juga ngepel, nyapu, nge-cat, ngebor tembok, masang tower dan antena, sampe ngurusin instalasi listrik.

Menara WAN Bandar Lampung

Menara WAN Bandar Lampung

Naik Tower Dengan Asyiknya

Naik Tower Dengan Asyiknya

Manusia CityNet (kiri ke kanan) : Derwan, Rajiva, Agus Palas, Indra, Abenk, Solihin

Manusia CityNet (kiri ke kanan) : Derwan, Rajiva, Agus Palas, Indra, Abenk, Solihin

 

Memang tidak selamanya perjalanan kami mulus-mulus saja, disinilah kami bertemu banyak tipe orang: setia kawan, rajin & tekun belajar, pantang menyerah, orang yang mementingkan ego sendiri, khianat, maniac, dsb.

Ya, disinilah kami memulai hidup kami sebagai seorang yang remaja yang beranjak dewasa. Belajar bagaimana hidup ini berjalan, dan harus diarahkan kemana. Ah… Ingin rasanya kembali ke masa itu, kalo bisa😀.

  1. 22 Desember 2012 pukul 4:46 pm

    kok jenengku dobel cok

  2. michidieth
    18 Februari 2013 pukul 9:54 am

    aku gak diajak T.T

  3. 10 April 2013 pukul 2:41 pm

    Ayo, ngesuk lebaran silaturrahim gone Pak Harry yoh..

  1. 11 Januari 2013 pukul 5:07 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: