Beranda > Akademika, Curhat > Tertunda

Tertunda

Sekuat apapun kau bekerja, sekeras apapun kau meminta, bila Alloh belum mengizinkan, maka semua rencana yang kita buat belum akan terwujud. Itulah peristiwa yang kami alami. Kenapa kami? Ya… Karena bukan ane saja yang mengalami hal ini, tapi juga Bang Has dan Sholihin.

Kami harus menerima kenyataan bahwa tesis kami belum bisa di Acc untuk ujian bulan Agustus, dan ujian jadi diundur bulan depan😦 . Bang Has harus menerima bahwa tesisnya masih belum diperkenankan untuk diujikan bulan ini, karena ada beberapa bagian yg dirasa pembimbing belum pas. Sedangkan ane dan Sholihin tidak kebagian jadwal bimbingan, Pak Dosen ada rapat dari jam 10.00 s.d jam 15.00. Padahal ane sudah menunggu sejak gedung masih terkunci dan penjaga belum datang. Tapi beliau punya pertimbangan lain, dan ane harus mengikhlaskan mahasiswa bimbingan yg lain untuk maju bimbingan terlebih dahulu. Walaupun punya kami hanya tinggal revisi akhir dan minta tanda tangan buat Acc Ujian!

Hari ini adalah hari (Jum’at, 26 Juli 2013) terakhir pengumpulan naskah tesis untuk ujian bulan Agustus, yg otomatis jadwal ujian untuk kami harus mundur sampai dengan September. Padahal untuk persiapan hari ini, ane bela-belain buat sampe lembur ngga’ tidur, seminggu belakangan, ane cuma kebagian tidur rata-rata 3jam saja. Terus, kenapa sih kami ngeyel pengen ujian bulan Agustus?

1. Masalah biaya. Kalau kami harus ikut ujian bulan September, maka biaya yg harus kami keluarkan adalah 100% dari SPP tetap. Padahal SPP untuk S2 tidak sedikit, 6jt persemester, walaupun kami tidak sedang kuliah, dan hanya tinggal mengikuti ujian saja.
2. Banyak rencana berubah, bukan hanya jadwal wisuda saja yang mundur. Tapi jg rencana-rencana lain yg tak kalah pentingnya dari itu jg tertunda.

Entah apa yg harus ane katakan terhadap Ibunda, bingung dan berat rasanya. Yah… apa boleh buat, tidak ada yg dapat kami lakukan selain ikhlas. Dan mengambil hikmah dibalik pil pahit ini. Mungkin Alloh memang telah menggariskan takdirnya dengan cara seperti ini. Kami percaya bahwa inilah yang terbaik. Kami tetap yakin jika Alloh telah mengganti atau bahkan memang telah menyiapkan rencana yang lebih baik untuk kita.

Bangkitlah, harapan itu slalu ada!

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: